Unhas Gandeng Dinkes Sulsel Gelar Tes Kebugaran Satpam dan Tendik dalam Rangka Bulan K3 Nasional

Universitas Hasanuddin melalui Unit Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Kesejahteraan (K3K) menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kualitas hidup pegawainya dengan menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kebugaran jasmani bagi personel Satpam dan Tenaga Kependidikan (Tendik). Bertempat di Lapangan Sepak Bola Unhas, kegiatan ini digelar sebagai bagian dari peringatan Bulan K3 Nasional tahun 2026. Langkah ini juga merupakan respons cepat Unhas dalam mendukung instruksi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yang menekankan pentingnya peningkatan standar kesehatan bagi dosen dan tenaga kependidikan, melampaui sekadar aspek keselamatan kerja di lingkungan kampus.

Dalam pelaksanaannya, Unhas bersinergi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Bidang Kesehatan Masyarakat, untuk melakukan penilaian kebugaran secara medis dan terukur. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemeriksaan kesehatan umum yang meliputi pengecekan berat badan, pengukuran tekanan darah, hingga denyut nadi para peserta. Skrining awal ini sangat krusial untuk memastikan bahwa setiap peserta berada dalam kondisi fisik yang memungkinkan untuk mengikuti tahapan aktivitas fisik berikutnya tanpa risiko kesehatan yang membahayakan.

Setelah dinyatakan layak secara medis, para peserta diarahkan untuk melakukan pemanasan selama kurang lebih 10 hingga 15 menit guna mempersiapkan otot dan sendi. Memasuki sesi inti, para Satpam dan Tendik melakukan aktivitas jalan cepat atau jogging mengelilingi lintasan lapangan bola Unhas. Menariknya, aktivitas ini dilakukan dengan prinsip “mendengarkan tubuh sendiri”, di mana intensitas lari atau jalan disesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan fisik masing-masing individu. Sesi ini kemudian ditutup dengan tahap pendinginan selama 15 menit sebelum tim medis memberikan penilaian akhir terhadap tingkat kebugaran jasmani mereka.

Melalui kegiatan ini, Universitas Hasanuddin berharap dapat memetakan kondisi kesehatan para stafnya secara berkala. Tingkat kebugaran yang terpantau dengan baik diharapkan tidak hanya meningkatkan performa kerja di lingkungan universitas, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan gaya hidup sehat di kalangan civitas akademika. Dengan tubuh yang bugar, pelayanan pendidikan di lingkungan Unhas diharapkan dapat berjalan lebih optimal, prima, dan produktif.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Scroll to Top