Subdirektorat Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan Kesejahteraan (K3K) Universitas Hasanuddin sukses menyelenggarakan kegiatan konsultasi hasil Medical Check Up (MCU) di Fakultas Vokasi pada Rabu, 8 April 2026. Kegiatan ini merupakan program strategis sebagai tindak lanjut dari rangkaian MCU yang telah dilaksanakan satu pekan sebelumnya, tepatnya pada 1 April 2026. Fakultas Vokasi sendiri mencatatkan sejarah sebagai fakultas pertama di lingkungan universitas yang mengawali rangkaian program pemantauan kesehatan ini bagi para dosen dan tenaga kependidikan (tendik).

Dalam pelaksanaan konsultasi tersebut, para peserta mendapatkan kesempatan istimewa untuk berinteraksi langsung dengan pakar medis dari Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin (RSPTN Unhas). Menghadirkan Dr. dr. Satriawan Abadi, Sp.PD, KIC, yang merupakan salah satu dokter ahli penyakit dalam (Interna), kegiatan ini bertujuan agar para peserta mendapatkan penjelasan medis yang akurat dan komprehensif mengenai hasil laboratorium mereka. Kehadiran dokter ahli ini diharapkan dapat memberikan edukasi yang tepat terkait langkah preventif dan penanganan kesehatan yang diperlukan bagi para civitas akademika.

Berdasarkan data laporan kegiatan, dari total 49 orang peserta di Fakultas Vokasi yang mengikuti pemeriksaan kesehatan awal, tercatat sebanyak 9 orang hadir untuk melakukan konsultasi hasil dengan realisasi partisipasi sebesar 18,36%. Pelaksanaan konsultasi yang dijadwalkan tepat satu minggu setelah pengambilan sampel ini merupakan standar operasional untuk memastikan hasil pemeriksaan telah terverifikasi sebelum disampaikan kepada peserta. Melalui program berkelanjutan ini, Subdirektorat K3K berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini kesehatan demi mendukung produktivitas dan kesejahteraan seluruh pegawai di lingkungan Universitas Hasanuddin