MAKASSAR – Subdirektorat K3 dan Kesejahteraan Universitas Hasanuddin (Unhas) secara resmi menggelar kegiatan Basic Training K3 yang berfokus pada tema manajemen risiko. Agenda ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memberikan pembekalan komprehensif kepada para Duta K3 Universitas Hasanuddin dalam memperkuat pemahaman dasar mengenai keselamatan kerja, sekaligus meningkatkan ketajaman dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan berbagai risiko yang ada di lingkungan kampus.

Pelatihan ini menjadi sangat krusial mengingat lingkungan universitas memiliki dinamika aktivitas yang tinggi, mulai dari kegiatan di laboratorium hingga mobilisasi massa di ruang publik. Melalui materi manajemen risiko yang terstruktur, para peserta diajarkan untuk mengenali sumber potensi bahaya secara dini sebelum berkembang menjadi insiden. Proses ini mencakup kemampuan melakukan evaluasi mendalam terhadap tingkat kemungkinan dan dampak dari setiap bahaya, hingga merumuskan langkah pengendalian yang efektif berdasarkan prinsip hierarki kontrol keselamatan.
Duta K3 Unhas diharapkan tidak hanya sekadar memahami teori, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak dalam menciptakan budaya aman di unit masing-masing. Peran mereka mencakup tanggung jawab sebagai pihak yang responsif terhadap kondisi tidak aman, menjadi edukator bagi rekan sejawat, serta membantu koordinasi awal dalam situasi darurat. Dengan pembekalan ini, para Duta K3 diharapkan memiliki standar kompetensi yang mumpuni dalam menjaga kondusivitas lingkungan belajar dan kerja.

Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Universitas Hasanuddin dalam mengintegrasikan aspek kesehatan dan keselamatan kerja ke dalam setiap lini aktivitas akademik. Dengan manajemen risiko yang tertata baik, Unhas berupaya menjamin kesejahteraan seluruh civitas akademika serta mewujudkan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan berstandar internasional.