Sebagai bagian dari komitmen terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan akademik, Universitas Hasanuddin melalui tim K3 kampus melaksanakan kegiatan pemantauan lingkungan di lima fakultas, dengan fokus utama pada aspek udara ambien, kualitas kadar air, intensitas cahaya, dan tingkat kebisingan.Lima fakultas yang menjadi lokasi pemantauan adalah Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, serta Fakultas Peternakan. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kondisi lingkungan fisik kerja dan belajar, serta memastikan bahwa parameter-parameter tersebut berada dalam batas aman sesuai standar nasional dan internasional.

“Pemantauan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kesehatan sivitas akademika dan mendukung terciptanya lingkungan kampus yang nyaman, aman, dan produktif,” ujar Prof. Dr. Lalu Muhammad Saleh, SKM., M.Kes, selaku Kasubdit K3 Unhas.
Metode yang digunakan meliputi pengukuran kualitas udara ambien untuk mendeteksi partikel debu dan gas berbahaya, pengujian sampel air bersih dari laboratorium dan sumber-sumber umum, pengukuran intensitas pencahayaan di ruang belajar dan kerja, serta pemantauan tingkat kebisingan di area berpotensi bising seperti bengkel dan laboratorium teknik.

Hasil dari kegiatan ini akan dianalisis dan dijadikan dasar untuk rekomendasi perbaikan serta penguatan kebijakan K3 di tingkat fakultas maupun universitas. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan partisipasi mahasiswa dan dosen sebagai bentuk edukasi langsung mengenai pentingnya K3 di lingkungan akademik.

Dengan langkah proaktif ini, Universitas Hasanuddin berharap dapat menjadi pelopor kampus sehat dan berbudaya K3 di Indonesia Timur.